Menu

Mode Gelap
Rapat Perdana Golkar Lampung Selatan, Targetkan Elektabilitas Naik Pesat Ikhtiar GRANAT Selamatkan Masa Depan Bangsa GRANAT Lampung Gelar Workshop dan Orientasi P4GN, Tony Eka: Sinergi Bersama Perangi Narkoba Kadis Perindag Lampung, Zimmi Skil Lakukan Operasi Pasar Kekuatan Baru PAN Bandar Lampung, Firmansyah: Silaturahmi Perkuat Fondasi Partai Digitalisasi UMKM Lampung: Website Profesional Jadi Kunci Daya Saing Bisnis Lokal

Hukum & Kriminal

DPP LSM SIMULASI Lampung Rencanakan Unjuk Rasa ke KPU Lampung Tengah, Tuntut Usutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilpres-Pilkada 2024

badge-check


					DPP LSM SIMULASI Lampung Rencanakan Unjuk Rasa ke KPU Lampung Tengah, Tuntut Usutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilpres-Pilkada 2024 Perbesar

Bandar Lampung– Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) LSM Serikat Masyarakat Lampung Anti Korupsi (SIMULASI) akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung dan Kejaksaan Tinggi ( KEJATI) Provinsi Lampung Terkait Dugaan Korupsi Pada Pengelolaan Keuangan (KPU) Kabupaten Lampung Tengah . Aksi ini menuntut penyelidikan dugaan praktik korupsi dalam penggunaan dana hibah Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di KPU Kabupaten Lampung Tengah.

Dugaan Korupsi yang Disorot
Menurut Agung Irwansayah, Ketua DPP LSM SIMULASI Provinsi Lampung, terdapat sejumlah indikasi penyimpangan dalam penyerapan anggaran hibah KPU Lampung Tengah, meliputi:

Kegiatan Bimtek Fiktif: Pelatihan teknis yang tercatat dalam laporan keuangan diduga tidak pernah dilaksanakan atau diikuti peserta fiktif.dan Terindikasi Pemalsuan.

Pengondisian Pengadaan Barang/Jasa: Procurmen barang dan jasa diduga dikondisikan untuk menguntungkan pihak tertentu.

Kelalaian Distribusi Kertas Suara: Adanya temuan ketidaksesuaian dalam pendistribusian bahan pemilihan yang berpotensi merugikan negara.

Surat Peringatan dan Ancaman Aksi
Agung mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada KPU Lampung Tengah pada 15 Mei 2025, meminta klarifikasi dan audit atas dugaan tersebut. Namun, hingga kini belum ada respon memadai.

“Kami memberi waktu 7 hari kerja sejak surat dikirim. Jika tidak ada tindakan, kami akan turun ke jalan untuk menuntut keterbukaan dan keadilan,” tegas Agung dalam konferensi pers di Bandar Lampung, Jumat (19/5/2025).

Tuntutan kepada Aparat Hukum
LSM SIMULASI mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) seperti KPK, Kejaksaan, dan Inspektorat untuk segera mengusut kasus ini. Mereka juga meminta KPU Provinsi Lampung melakukan pengawasan ekstra terhadap anggaran di tingkat kabupaten.

“Ini bukan hanya soal uang negara, tapi juga integritas demokrasi. Dana hibah harusnya untuk pendidikan pemilih, bukan dikorupsi,” tambah Agung.

Editor: RNSP

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Perdana Golkar Lampung Selatan, Targetkan Elektabilitas Naik Pesat

12 Januari 2026 - 11:57 WIB

Ikhtiar GRANAT Selamatkan Masa Depan Bangsa

10 Januari 2026 - 15:55 WIB

GRANAT Lampung Gelar Workshop dan Orientasi P4GN, Tony Eka: Sinergi Bersama Perangi Narkoba

9 Januari 2026 - 13:37 WIB

Kadis Perindag Lampung, Zimmi Skil Lakukan Operasi Pasar

30 Desember 2025 - 13:31 WIB

Kekuatan Baru PAN Bandar Lampung, Firmansyah: Silaturahmi Perkuat Fondasi Partai

29 Desember 2025 - 16:23 WIB

Trending di Daerah