Menu

Mode Gelap
Gelar Kajian Fikih Anak Sholehah, MIN 1 Pesawaran Ajari Siswi Ilmu Haid dari Sisi Kesehatan dan Agama PSSI Mesuji Hadiri Pembukaan Turnamen Tahunan SMK Setia Bakti, Iqbal Wahyu: Mari Jaga Tradisi Olahraga Gelar HUT Ke-51 IWAPI Lampung, Sinergi Lintas Sektor Perkuat Fondasi Ekonomi Digital HIPMI Lampung Gelar Sosialisasi Pasar Digital, Komitmen Dukung UMKM Lokal Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Langsung Jembatan Viral di Lampung Timur Ketua DPD PSI Bandar Lampung Tegaskan Polri Tetap Dibawah Presiden Sesuai Konstitusi

Hukum & Kriminal

LSM TRINUSA Provinsi Lampung Minta KPK Usut Harta Kekayaan Dirut RSUD Kabupaten Pesawaran

badge-check


					LSM TRINUSA Provinsi Lampung Minta KPK Usut Harta Kekayaan Dirut RSUD Kabupaten Pesawaran Perbesar

Bandar Lampung – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TRINUSA Provinsi Lampung mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut harta kekayaan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran. Permintaan ini disampaikan langsung oleh Faqih Fakhrozi, Sekretaris Jenderal DPD TRINUSA Lampung, dalam keterangan pers di Sekretariat DPD Lsm TRINUSA Provinsi Lampung (28/04/2025)

Dugaan Penyimpangan dan Tuntutan Audit :
Faqih menegaskan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan masyarakat terkait indikasi ketidakwajaran dalam pengelolaan keuangan dan aset RSUD Pesawaran.

“Kami meminta KPK dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) melakukan audit menyeluruh terhadap harta kekayaan Dirut RSUD Pesawaran. Transparansi adalah kunci untuk mencegah korupsi,” tegasnya.

LSM TRINUSA juga menyoroti ketidakjelasan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) oleh pejabat terkait. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip akuntabilitas publik.

“Jika pejabat tidak patuh melaporkan kekayaannya, ini bisa menjadi tanda penyalahgunaan wewenang,” tambah Faqih .

Komitmen TRINUSA dalam Pemberantasan Korupsi :
Sebagai organisasi yang konsisten mengawal isu antikorupsi, TRINUSA telah beberapa kali melakukan aksi serupa terhadap dugaan penyimpangan di instansi pemerintah.

Misalnya, pada Agustus 2023, mereka mendesak Kejaksaan Negeri Pringsewu menyelidiki dugaan korupsi di Dinas PUPR setempat. Selain itu, mereka juga aktif memantau kasus korupsi di KPU Pesawaran yang sedang diusut Kejaksaan Tinggi Lampung.

Ketua DPD TRINUSA Lampung, Karna Wijaya, menambahkan bahwa lembaganya akan terus menjadi “garda terdepan” mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Kami siap bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk mengungkap praktik korupsi di Pesawaran dan seluruh Lampung,” ujarnya .

Respons Pemerintah dan Langkah Selanjutnya :
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari RSUD Pesawaran atau pemerintah kabupaten.

Namun, TRINUSA mengancam akan menggelar aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak direspons. “Kami beri waktu 7 hari. Jika tidak ada tindakan, kami akan koordinasi dengan Kejaksaan Agung,” tegas Faqih.

Kasus ini kembali menguji komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi, terutama di sektor layanan publik seperti kesehatan.

Masyarakat pun diharapkan aktif melaporkan dugaan penyimpangan melalui kanal pengaduan resmi.

Editor: RNSP

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gelar Kajian Fikih Anak Sholehah, MIN 1 Pesawaran Ajari Siswi Ilmu Haid dari Sisi Kesehatan dan Agama

11 Februari 2026 - 10:37 WIB

PSSI Mesuji Hadiri Pembukaan Turnamen Tahunan SMK Setia Bakti, Iqbal Wahyu: Mari Jaga Tradisi Olahraga

11 Februari 2026 - 06:44 WIB

Gelar HUT Ke-51 IWAPI Lampung, Sinergi Lintas Sektor Perkuat Fondasi Ekonomi Digital

10 Februari 2026 - 08:09 WIB

HIPMI Lampung Gelar Sosialisasi Pasar Digital, Komitmen Dukung UMKM Lokal

5 Februari 2026 - 10:08 WIB

Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Langsung Jembatan Viral di Lampung Timur

1 Februari 2026 - 15:33 WIB

Trending di Daerah